Beranda blog

Silaturrahmi PAC Pemuda Pancasila Dan Srikandi Kecamatan Pelepat Ilir, Eratkan Persaudaraan

0

SumselPos|| Bungo- Pimpinan Anak Cabang ( PAC ) Pemuda Pancasila Kecamatan Pelepat Ilir Menghadiri acara resepsi pernikahan anggotanya. Rabu 10/03/2021.

Silaturrahmi yang dihadiri sekitar 80 orang anggota pemuda Pancasila Dan Srikandi pemuda Pancasila Kecamatan Pelepat Ilir telah menunjukkan kekompakan dan solidaritas terhadap anggota lainnya, terbukti dengan kehadiran sebagian anggota pemuda Pancasila menghadiri acara pernikahan anggota pemuda Pancasila.

Dalam acara tersebut turut hadir Ketua MPC kab. Bungo HM. Yusuf. SH. Mau bersama jajaran, dan Ketua PAC kecamatan Pelepat Ilir Andreas Sebayang.

Di sela-sela acara Ketua MPC Kab. Bungo HM. Yusuf. SH. MSi mengatakan “untuk selalu menjaga kekompakan dan menjalin keharmonisan antar semua anggota pemuda Pancasila”. Imbuhnya

Ditempat yang sama Ketua PAC Kecamatan Pelepat Ilir Andreas Sebayang mengatakan “Kami akan terus membentuk keanggotaan sampai dengan basis paling bawah yakni sampai basis anak ranting disetia Ranting-Ranting yang ada d kecamatan Pelepat Ilir”. Anto Kim

 

LPSB Pertanyakan Kapan Gubernur Sumsel Akan Pecat Oknum ASN Berinisial “N”

0

SumselPos|Palembang-Febri zulian direktur eksekutif laskar pemuda sumsel bersatu pertanyakan gubernur atas ketegasan yang harus di lakukan dalam proses pemeriksaan yang kabarnya telah di lakukan oleh inspektorat dalam hal pelanggaran PP tentang perkawinan ASN yang di duga telah di lakukan oleh salah satu oknum ASN yang bernama nasrul bani salah satu ASN di dinas pendidikan sumsel, dalam konfirmasi melalui WhatsApp dari irbansus inspektorat provinsi sumatera selatan, beliau mengatakan bahwa “Kito tdk lg manggil, Krn sdh kita periksa dan minta ke Diknas utk diberhentikan dari PNS” pada saat adanya kabar pemeriksaan terhadap istri mudanya beberapa waktu lalu, kami minta gubernur segera menegaskan keputusanya terhadap hal demikian, demi keadilan jangan istri mudanya saja yang di pecat, lanjut saudara NB juga harus di pecat karna juga termasuk oknum ASN yang ikut serta melanggar PP tersebut.

Kami dengan lantang mendesak Gubernur sumatera selatan untuk segera merealisasikan hasil investigasi Inspektorat terkait dengan istri muda NB yang kabarnya sudah di periksa dan di rekomendasikan untuk di pecat serta saudara NB juga wajib di pecat dari jabatan dan status ASNnya.

DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang Miliki Ketua Baru

0

SumselPos| Palembang-Musyawarah Cabang ( Muscab ) ke – I DPC Srikandi PP Kota Palembang dilaksanakan di Ballroom Madinah Asrama Haji Kota Palembang. Sabtu(12/12/2020).

Rosmala Dewi ditetapkan sebagai Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang untuk periode 2019-2022, menggantikan Budi Sulistiyani. SE. MSI yang masa jabatannya telah habis.

Dalam Pelaksanaan Muscab tersebut, kandidat calon ketua Srikandi kota yang bertarung hari ini adalah Rosmala Dewi dan Ramadhani Octavia.

Muscab Srikandi ini merupakan lanjutan dari Muscab Srikandi yang sempat tertunda Desember 2019 yang lalu.
Rosmala Dewi terpilih sebagai ketua baru secara pemilihan yakni memperebutkan 20 Suara dari 18 Utusan Kecamatan, satu suara dari lembaga Srikandi dan satu suara dari lembaga DPW Srikandi yang ada di kota Palembang dalam Musyawarah Cabang ke – I Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang.

Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Sunnah. NBU, SH. MH mengatakan, musyawarah cabang ini merupakan agenda konsolidasi sekaligus memilih kepengurusan baru Srikandi Pemuda Pancasila di Kota Palembang.

Menurutnya, Srikandi Pemuda Pancasila hadir untuk memelihara norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat, menjungjung toleransi dan menjungjung tinggi martabat perempuan dalam arah pembangunan khususnya di Kota Palembang.

“Srikandi berciri menjungjung tinggi tanpa membedakan ras maupun status sosial. Srikandi wajib melaksanakan Pancasila dan UUD 45 dan menujujung tinggi Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bernegara,” ungkapnya.

Dia berharap setelah pelaksanaan Muscab Srikandi PP Kota Palembang ini bisa menghasilkan kepengurusan yang solid dan banyak belajar dalam segala hal yang menyangkut peran perempuan dalam pembangunan.

Sementara, Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang terpilih, Rosmala Dewi berkomitken akan mengembangkan kaderisasi dan peningkatan sumberdaya Srikandi Pemuda Pancasila sebagai kader bangsa khususnya dalam pengembangan nilai-nilai pancasila dan pemberdayaan perempuan di Kota Palembang.

“Sejumlah upaya pengembangan potensi perempuan untuk mewarnai peran dalam pembangunan Kota Palembang akan terus kami lakukan dan berkoordinasi dengan jajaran MPC Pemuda Pancasila Kota Palembang,” ujar dia.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai Ketua DPC Srikandi PP Kota Palembang dan meminta dukungan semua pihak untuk menjalankan program program Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang periode 2019 – 2022. Anto Kim

Lailata Ridha, SH Resmi Dilantik PAW DPRD Kota Palembang

0

 

SumselPos | Palembang – Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang dalam rangka Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu ( PAW ) Anggota DPRD Kota Palembang Lailata Ridha, SH, Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lakukan oleh ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin, SH di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang, Senen ( 30/11/20)

Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 662/KPTS/I/2020 tertanggal 19 Desember 2020, tentang pemberhentian Doni, SH dan Peresmian Pengankatan Lailata Ridha, SH sebagai anggota Pengganti DPRD Kota Palembang dari Partai Golkar Periode 2019 – 2024.

Acara Pelantikan dan Pengambil Sumpah Jabatan turut di hadirin oleh Ketua, Wakil Ketua, seluruh Anggota DPRD Kota Palembang, Walikota dan Wakil Walikota, Forkopimda Kota Palembang, serta tamu undangan lainnya.

Lailata Ridha, SH saat di temui usai pelantikannya yang mengantikan Doni, SH. yang di berhentikan secara tidak hormat akibat tersandung kasus narkoba beberapa waktu yang lalu.

Lailata mengatakan akan segera mulai bekerja dan masuk di dalam Komisi I, menjadi anggota Banleg serta masuk dalam Panitia Khusus VIII membahas Rancangan Peraturan Jangka Menengah Daerah ( RPMJ ) Kota Palembang, saya akan mempelajari terlebih dahulu materi seperti apa yang akan di bahas nanti dalam pansus tersebut.

” Ia berharap amanah yang diembanya kembali sebagai wakil rakyat dapat di jalankan sebaik – baiknya dan dirinya berupaya untuk menyerap aspirasi masyarakat”,ujarnya. (Santo)

Aksi Nyata BAS PP Kota Palembang Memberikan Santunan Kepada Empat Anggota BAS

0

 

SumselPos | Palembang – Badan Amal Sosial (BAS) Pemuda Pancasila Kota Palembang memberikan santunan kepada Empat Orang Anggota BAS yang terdiri dari 3 (tiga) Orang Ahli Musibah yang meninggal dunia dalam hal ini anggota keluarga BAS Pemudah Pancasila Kota Palembang dan 1 ( satu ) Orang Anggota BAS yang mana mertuanya di Opname, penyerahan santunan ini di lakukan di kediaman masing – masing anggota BAS yang mendapat musibah, hal ini di jelaskan Ketua BAS PP Kota Palembang saat di temui di sekretariat BAS Jalan Kolonel Atmo No. 58 Lt. II Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Jum’at ( 27/11/20)

Penyerahan Santunan ini di saksikan oleh jajaran Pengurus BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang.

Suprapti Ketua BAS PP Kota Palembang mengatakan santunan yang di lakukan hari ini di 4 (empat) tempat, di mana yang di berikan santunan ini merupakan Anggota BAS PP Kota Palembang.

Adapun mereka yang di beri santunan sbb ;
1. Emi Rostika Anggota BAS PP Kota Palembang berasal dari kecamatan Sukarami di mana orang tuanya Almarhum Bastari Bin Mustopa Meninggal Dunia
2. Lis Junaidi Anggota BAS PP Kota Palembang alamat Kemuning di mana mertuanya Almarhuma Hj. Siti Maimuna Binti A. Mancik meninggal Dunia
3. Helmi Anggota BAS PP Kota Palembang kecamatan Kertapati di mana orang tuanya Almarhum Matsani Bin Maidat Meninggal Dunia
4. Sinda Anggota BAS PP Kota Palembang kecamatan Ketapati di mana mertuanya di Opname.

” Ia menambahkan Iuran anggota BAS PP Kota Palembang perbulan Rp.10.000 ( sepuluh ribu rupiah ) di bagi – bagi ;
1. Rp. 3.000,- untuk amal kematian ( Kalau dalam satu KK artinya mendapatkan santunan penuh dan kalau di luar KK mendapatkan santunan separuh)
2. Rp.2.000,- di peruntukan untuk sakit parah ( Opname dan lain – lain)
3. Rp. 2.000,- di peruntukan untuk Bencana Alam ( Kebakaran, kebanjiran dan lain – lain )
4. Rp. 1.000,- Sembako untuk kaum Duafa
5. Rp. 2.000, untuk KAS BAS di mana nantinya kalau sudah banyak KAS nya di peruntukan untuk beli Mobil Ambulan, “ujarnya.

” Bantuan ini merupakan bentuk perhatian BAS kepada anggota Pemuda Pancasila Kota Palembang yang tergabung di dalam ke anggotaan BAS yang berhak menerimanya,”ujarnya

Ini sesuai arahan dari MPW PP Sumsel dan MPC PP Kota Palembang di mana kegiatan yang bersifat sosial dahulukan kepentingan anggota pemuda Pancasila baru ke masyarakat umum.

Sementara itu, Helmi Anto mewakili salah satu penerima santunan dari BAS Kota Palembang mengatakan mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas bantuan santunan dari BAS PP Kota Palembang.

” Semoga kebaikan dari keluarga besar pemuda Pancasila kota Palembang terutama Pengurus dan anggota BAS PP kota Palembang mendapatkan balasan dari Allah SWT, amin,”ujarnya.

  1. Harapanya kedepanya BAS PP Kota Palembang bisa lebih bermanfaat lagi terutama bagi anggota BAS itu sendiri dan masyarakat umum.

Gubernur Sumsel Pastikan 1 Januari 2021 UMP Sumsel Naik

0

SumselPos | Palembang – Massa buruh / pekerja yang tergabung dalam Relawan Masyarakat Buruh Untuk Keadilan Sumatera Selatan (Rembuk SS) melakukan aksi unjuk rasa Penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Selatan tentang upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan tahun 2021, unjuk rasa di lakukan di Kantor Gubernur Sumsel Jalan Kapten A. Rivai Palembang, Rabu (11/11/2020).

Sebelumnya, dalam SK yang di terbitkan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan tidak ada kenaikan UMP pada tahun 2021.

Rembuk SS menilai, SK UMP itu sangat merugikan buruh / pekerja di mana mereka sangat membutukan tunjangan hidup di tambah lagi kondisi sekarang ini pandemi covid – 19.

Gubernur Sumatara Selatan Herman Deru yang mendengar orasi para buruh tersebut langsung menemui massa aksi.

Herman Deru mengatakan meskipun UMP tak mengalami kenaikan, namun Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten/Kota di pastika akan ada kenaikan.

” Tentang keinginan Kenaikan UMP saya setuju, usulan Kabupaten / kota yang tidak menaikan KHL tidak aku teken, kenaikannya harus tentunya bervariatif dan tidak akan sama,”ujarnya.

Ia meminta kepada buruh untuk bersabar dan menunggu hasil KHL yang akan di tetapkan awal Januari.

” tidak perlu kawatir, saya tetap bersama kalian, selama kita hidup dalam ekosistem antara buruh dan korporasi harus jalan seimbang, saya gubernur kalian yang tidak akan meninggalkan kalian yakinlah 1 januari agek kita tidak akan kalah dengan Provinsi lain,”ujarnya.

Sementara itu, Hermawan, SH ketua DPC FSB Nikeuba Kota Palembang mengatakan Rembuk SS akan menunggu keputusan Gubernur Sumatera Selatan.

Menurut hermawan, dalam aksi tersebut Rembuk SS menyampaikan lima tuntutan sbb ;
1. Menuntut Presiden menerbitkan PERPPU Pembatalan Undang – undang Cipta Kerja
2.Menolak SK Gubernur Sumsel tentang UMP tahun 2021
3. Menuntut Gubernur Sumsel untuk melakukan Revisi terhadap Keputusan Gubernur tentang UMP tahun 2021
4. Menuntut Gubernur Sumsel untuk menerbitkan Surat Keputusan tentang kenaikan Upah Minimum Kabupaten/ Kota Se – Sumsel tahun 2021
5. Menuntut di laksanakannya Rapat Pembahasan UMSP tahun 2021.

” Hasil pertemuan tadi, Gubernur telah sepakat, apabila tuntutan kami tidak ditindak lanjuti , maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa lanjutan dengan massa yang lebih besar lagi,”ujarnya. (Santo)

Badan Amal Sosial (BAS) Pemuda Pancasila Kota Palembang Bersama Srikandi Pemuda Pancasila Kec. Bukit Kecil Bagikan Masker Secara Gratis

0

SumselPos | Palembang – Dalam rangka pencegahan Covid – 19 ini, Badan Amal Sosial ( BAS ) Pemuda Pancasila Kota Palembang bersama Srikandi Pemuda Pancasila Kecamatan Bukit Kecil Palembang melakukan giat pembagian Masker Gratis di Simpang Empat lampu merah rumah susun jalan Diponegoro Kelurahan 26 Ilir Palembang, Minggu (08/11/2020).

Suprapti Ketua Badan Amal Sosial ( BAS) Pemuda Pancasila Kota Palembang mengatakan pembagian Masker ini bertujuan untuk mencegah menularnya penyebaran Covid – 19 dan juga mengantisipasinya di mana sekarang ini penyakit tersebut sangat berbahaya sekali.

” Maka dari itu BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang Bersama Srikandi Bukit Kecil Palembang membagikan Masker masker secara gratis dan mudah – mudah bermanfaat,”ujarnya.

Ruspa Puspita Sekretaris BAS di dampingi oleh Ida Yanti, A.Md Bendahara BAS Kota Palembang mengatakan giat yang di lakukan ini selain pembagian masker kami juga melakukan Giat senam Bersama Srikandi Bukit Kecil Kota Palembang agar tetap sehat, serta mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pentingnya memakai masker hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid – 19.

Sementara itu, Hermita, A.Md mengatakan pembagian masker gratis ini sesuai instruksi dari MPW Pemuda Pancasila Sumatera Selatan dan MPC Pemuda Pancasila Kota Palembang.

“Alhamdulilah pembagian masker gratis ini mendapat antusias dan apresiasi dari masyarakat Kota Palembang Kota Palembang, khusus pada saat pembagian masker di simpang empat lampu merah jalan Diponegoro rumah susun Palembang,”ujarnya.

(Santo)

Gerak Cepat : Badan Amal Sosial ( BAS ) PEMUDA PANCASILA Kota Palembang Memberikan Bantuan Kepada Penderita Penyakit Tumor

0

 

SumselPos | Palembang – Badan Amal Sosial ( BAS ) Pemuda Pancasila Kota Palembang mengadakan Giat Bantuan Sosial ( Bansos ) ke Kediaman Ibu Fitria Destriana (40) yang mana Anaknya Dhea Defina (17) terkena penyakit Tumor Jinak di tangan sebelah kiri, bantuan ini di lakukan di Jalan Abikusno CS Lr. Sabar Rt. 003 Rw. 001 Kelurahan Kemang Agung Kertapati Palembang, Senen (2/11/2020).

Suprati Ketua BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang mengatakan santunan yang di lakukan oleh BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang ini merupakan wujud dari kepedulian BAS terhadap sesama.

Dan, kebeneran yang di beri Santunan ini merupakan Anggota Pemuda Pancasila yang tergabung di Anggota BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang sebagai Seksi Bencana Alam dan juga Wakil Sekretaris Srikandi Kertapati.

” Bantuan ini tidak banyak jumlahnya tetapi alhamdullilah sedikit bisa meringankan,”ujarnya

Sementara itu, Ruspa Kartika Sekretaris BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang di dampingi oleh Ida Yanti, A.Md beserta Anggota BAS Kota Palembang mengatakan giat BAS hari ini memberikan santunan kepada keluarga Ibu Fitria Destriana yang mana anak nya Dhea Defina terkena penyakit tumor jinak di tangan sebelah kiri.

” Pemberian santunan Ini sesuai arahan dari MPW Pemuda Pancasila Sumatera Selatan dan MPC Pemuda Pancasila Kota Palembang di mana kegiatan yang bersifat sosial dahulukan kepentingan Anggota Pemuda Pancasila baru ke masyarakat umum,”ujarnya

Harapannya dengan pemberian santunan dari BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang ini bermanfaat khususnya kepada keluarga Ibu Fitria Destiana, kedepannya BAS Pemuda Pemuda Pancasila Kota Palembang bisa bermanfaat bagi masyarakat .

Fitria Destriana (40) mengatakan mengucapkan terima kasih atas bantuan dari BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang, BAS peduli sama kami walaupun BAS baru berdiri tetapi jiwa sosialnya tinggi.

Perlu di ketahui anak kami ini merasakan sakit di tangan kiri nya hampir tiga bulan yang lalu, dan alhamdulilah beberapa hari yang lalu sudah di operasi di Rumah Sakit Bari Palembang mengunakan BPJS kesehatan dari pemerintah.

” Untuk sementara ini masih dalam proses pemulihan, sambil nunggu hasil PA dari rumah sakit dan tanggal 6 November 2020 ini buka jaitan, di mana jaitannya 5 jaitan,”ujarnya

 

Harapan kedepannya semoga BAS Pemuda Pancasila Kota Palembang program baik dan semangkin maju lagi. (Santo)

Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Selatan M. Yansuri. S.IP Meyerahkan Bendera Pataka Dalam Rangka Pelantikan MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih Masa bakti 2019-2023

0

SumselPos | Prabumulih – Pelantikan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Prabumulih Sumatera Selatan masa Bakti 2019 – 2023 bertempat di Ballroom Fave Hotel Prabumulih, Sabtu (31/10/20)

Turut hadir Sekda Pemkot Prabumulih Elman, ST, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah ( MPW ) Pemuda Pancasila Sumatera Selatan M. Yansuri, S.IP bersama rombongan serta para tamu undangan lainnya.

M. Yansuri, S.IP Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumsel Mengatakan organisasi Pemuda Pancasila Kota Prabumulih agar selalu kompak dan bersama – sama menjalankan tugasnya.

” Utamakan kepentingan organisasi dan dahulukan kepentingan rakyat, tetap jaga kekompakan dan memperat tali silaturahmi dan persaudaraan di keluarga besar Pemuda Pancasila,”ujarnya

Semua anggota kepengurusan yang baru saja di lantik untuk menjaga marwah organisasi Pemuda Pancasila, ini adalah amanah organisasi yang harus di emban oleh pengurus yang harus di Lantik.

Sekda Pemkot Prabumulih Elma, ST mengatakan dalam kesempatan ini mengajak semua ormas untuk bersinergi dengan pemerintah Kota Prabumulih terutama yang baru saja di Lantik Kepenggurusan Pemuda Pancasila Kota Prabumulih.

” Bukan hanya pembangunan infrastruktur tetapi sumber daya manusianya juga, selamat untuk kepengurusan yang baru saja di Lantik dan selamat mengemban tugas,”ujarnya

Ketua MPC PP Kota Prabumulih Rifki Baday, SH, M.Kn yang baru saja di Lantik mengatakan bahwa Pemuda Pancasila Kota Prabumulih siap bersinegri dengan Pemkot Prabumulih dan juga siap mengkritik Pemkot Prabumulih.

Harapan kedepannya konsolidasi tingkat anak cabang, anak ranting akan di laksanakan untuk memajuhkan organisasi pemuda Pancasila di kota Prabumulih

“kegiatan organisasi kita jadwalkan dan jalankan sesuai AD/ART bahwa Pemuda Pancasila tumbuh besar selama 61 Tahun sebagai organisasi besar, kitalah yang di amanahkan ini untuk mengemban tugas – tugas tersebut sebaik mungkin,” ujarnya

Sementara itu, Nursyamsu M.A.H Iding Ketua MPC PP Kota Palembang mengatakan selamat dan sukses atas di lantiknya Ketua MPC Kota Prabumulih Rifki Baday, SH, M.Kn semoga dapat menjalankan roda dan marwah organisasi serta bersinergi dengan Pemkot Prabumulih. (Santo)

Serikat Pekerja/Buruh Di Sumsel Menolak Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Dan tetap Menuntut Kenaikan UMP Sumsel Tahun 2021

0

SumselPos | Palembang – Serikat Pekerja/Buruh Sumatera Selatan menolak Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2020 pada masa Pandemi Covid – 19 dan tetap menuntut adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) Sumatera Selatan Tahun 2021

Hal ini di sampaikan oleh Hermawan, SH Ketua DPC Federasi Serikat Buruh Nikeuba Kota Palembang sekaligus selaku anggota Dewan Pengupahan Provinsi Sumsel, saat di temui di kantornya Jalan Sersan Sani Lorong Kandis II No. 901 Kecamatan Kemuning Palembang, Kamis (29/10/20)

“Surat Edaran tersebut di tujukan kepada Gubernur bukan kepada Anggota Dewan Pengupahan, itu tegas, jadi yang di tujukan ini kepada Gubernur, sehingga anggota Dewan Pengupahan tidak terikat dan tidak perlu memperdulikan Surat Edaran tersebut, apalagi Surat Edaran tersebut isinya sangat bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan menyangkut mekanisme kenaikan Upah Minimum” ujarnya

Penetapan UMP itu memang kewenangan Gubernur akan tetapi harus dengan memperhatikan Rekomendasi dari Dewan Pengupahan, itu di atur secara tegas dalam UU No.13 tahun 2003 dan PP No.78 tahun 2015, sehingga sudah jelas bahwa dalam menetapkan UMP tersebut Gubernur Harus Memperhatikan Rekomendasi Dewan Pengupahan utamanya dari unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh selaku pihak yang mewakili kepentingan buruh secara langsung.

Menyangkut tentang Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan tersebut, itu adalah himbauan internal saja dan tidak mengikat secara hukum apalagi Surat Edaran tersebut secara hirarki di bawah Peraturan Pemerintah dan Surat Edaran tersebut bukan ketentuan produk perundang-undangan yang wajib ditaati, sehingga tidak perlu dijadikan dasar dalam menentukan kenaikan UMP karena mekanisme kenaikan Upah Minimum secara tegas telah diatur dalam PP No.78 tahun 2015.

” Sudah jelas dari hasil perhitungan BPS secara Nasional, rata – rata pertumbuhan ekonomi dan Inflasi di tahun 2020 trendnya masih positif dan secara regional Sumsel di tahun 2020 trendnya juga positif, hal mana selama ini tata cara yang di pakai dalam menentukan kenaikan Upah Minimum mekanismenya seperti itu juga,” ujarnya.

Selaku Anggota Dewan Pengupahan seharusnya tetap berkomitmen dan konsisten bertindak sesuai aturan, ikuti mekanisme yg telah diatur dalam UU No. 13 tahun 2003 dan PP No. 78 tahun 2015 dalam menentukan kenaikan Upah Minimum, penetapan kenaikan Upah Minimum harus dilakukan dengan berdasarkan rata – rata pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Sebagai Gubernur Sumsel dalam menetapkan UMP tahun 2021 haruslah berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, yaitu berdasarkan rata – rata pertumbuhan ekonomi regional Sumsel dan Laju Inflasi Sumsel, yaitu minimal sebesar 4,7 % sesuai UU No.13 tahun 2003 dan PP No. 78 tahun 2015.

“Apabila UMP Sumsel tahun 2021 di tetapkan sama nilainya dengan Nilai UMP Sumsel tahun 2020 atau tidak ada kenaikan (0%), Maka Buruh/Pekerja Sumsel akan melakukan PENOLAKAN, dan akan berjuang menuntut kenaikan Upah Minimum tersebut baik melalui aksi di jalanan maupun upaya secara hukum ke PTUN,” ujarnya. (Santo)